Abadi Nan Jaya (2025) - Halah Film
GORE ZOMBIE ASELI JAWA!
--
Sebelum lebih lanjut, disclaimer dulu, bahwa minWah nonton terlambat karena belum ada waktu yang tepat. Jadi mohon ampun apabila review ini mengejutkan. Oke lanjut— Awal mula film sudah benar-benar memberikan latar belakang "kejadian" ini berlangsung. Detail dan begitu akurat. Popularitas jamu memang masih sangat tinggi dikehidupan masyarakat desa, mereka menganggap bahwa pengobatan alternatif adalah solusi yang efisien. Namun, fase perkenalan pertama di film ini terlalu berat, tiba-tiba kita dihadapkan dengan persoalan warisan, idealis, perceraian, visi pemilik pabrik jamu dan cita-cita seorang suami. Begitu dramatik dan penuh kerumitan. Penulisan cerita yang terasa tergesa menuju runtut, ditambah masih ada gronjalan dalam penyampaian dari aktor.
Dari review di internet, film ini ternyata sangat menarik, ya, menarik kritik nya. Tentu saja minWah sudah baca, dan mayoritas menyalahkan logika dan cara berpikir para tokoh untuk segera memahami bahwa itu adalah zombie.
Walau menggunakan latar tempat asli, yakni Bantul, Yogyakarta, tetap saja memiliki universe atau alam cerita yang fiktif. Jadi, hal inilah yang seharusnya ditekankan diawal film: bahwa film fiksi adalah gaya renang bebas seorang penulis dan sutradara mengembangkan narasi film. Akhirnya, walau harus "mengorbankan" logika bahwa itu adalah zombie, film ini juga membawa angin segar ke genre horor dengan gore. Rasa dan elegan visual Kimo Stamboel benar-benar terasa di film ini, mengingat sekilas film Rumah Dara (2009) sutradara Mo Brothers; Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel, segala macam darah dan sadisnya akan menjadi perasaan mencekam yang khas. Itulah sebabnya film Abadi Nan Jaya ini berhasil menduduki peringkat satu di berbagai negara.
Kesimpulannya, film horor Indonesia akan selalu menarik perhatian dan mendominasi di pasar. Kali ini, Abadi Nan Jaya, benar-benar menarik perhatian di kedua sisi; positif dan negatif. Sinematografi ciamik, dan make-up yang realistis jadi unggulan utama di film ini. Bagus jika kalian suka horor, tapi kalau kamu adalah Sumanto, mending jangan nonton.
3/5.
INFORMATION:
Reviewer: WAH
Review Film: Abadi Nan Jaya (The Elixir)
Rumah Produksi: Mowin Pictures
Runtime: 1h 56m (116 min)
Age Rating: 16+/17+
Release Date: 23 October (Netflix)
Years: 2025
Comments
Post a Comment